Perasaan selalu lapar dapat merupakan kondisi fisiologis atau kondisi penyakit seperti hipertiroidisme atau diabetes. 1. Kondisi fisiologis: mungkin sebagian orang memiliki gerak peristaltik saluran cerna yang terlalu cepat atau pekerja berat. Kedua kondisi ini akan menyebabkan saluran pencernaan untuk pencernaan dan penyerapan makanan terlalu cepat, perlu diisi ulang secara konstan, jika tidak maka akan selalu ada rasa lapar. Namun, kondisi ini normal dan tidak memerlukan pengobatan. 2. Hipertiroidisme: tingkat metabolisme basal meningkat, dan saraf simpatik terlalu bersemangat, sehingga sering menyebabkan kepanikan, lekas marah, takut panas, peningkatan asupan makanan, dan penurunan berat badan. Penyakit ini membutuhkan pemberian obat yang tepat waktu seperti propylthiouracil atau terapi yodium. 3. Diabetes mellitus: gejala khasnya adalah tiga gejala tambahan dan satu gejala tambahan, yaitu lebih banyak minum, lebih banyak makan, lebih banyak buang air kecil dan penurunan berat badan. Suntikan insulin, metformin, acarbose dan obat lain diperlukan untuk pengobatan. Semua obat di atas harus dikonsumsi di bawah bimbingan seorang profesional medis. Selalu merasa lapar juga dapat disebabkan oleh gastritis, tukak lambung, dll. Jika salah satu dari situasi di atas terjadi, silakan berkonsultasi dengan dokter tepat waktu untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang wajar dan terstandarisasi.