Menstruasi yang tidak teratur dapat menyebabkan tidak terjadinya kehamilan karena jika menstruasi tidak teratur maka tidak ada ovulasi yang teratur dan pembuahan lebih sulit terjadi. Pasien dengan sindrom ovarium polikistik akan mengalami menstruasi yang tidak teratur dan tidak pernah memiliki folikel yang matang untuk berovulasi yang dapat menyebabkan ketidaksuburan. Ada juga pasien dengan siklus menstruasi yang memanjang, memendek atau tidak teratur dan menstruasi yang berkepanjangan yang membuatnya sulit untuk hamil selama mereka dipantau untuk tidak adanya pengeluaran folikel yang matang. Oleh karena itu, penting untuk mengatur menstruasi dan terutama memantau fungsi ovarium, yaitu pematangan folikel, sehingga selama ada pengeluaran folikel matang yang normal setiap bulannya, maka ada kemungkinan terjadinya kehamilan. Jika tidak ada pelepasan folikel yang matang setiap saat, maka akan menyebabkan tidak terjadinya kehamilan.