Apa yang harus dicari dalam pemeriksaan neurologis

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pemeriksaan neurologis: pertama, pemeriksaan umum harus dilakukan, perhatian harus diberikan pada kondisi mental untuk menentukan apakah ada kehilangan ingatan, gangguan intelektual, gangguan emosional, dll.; untuk mengamati apakah pasien mengalami kantuk, lesu, kesadaran kabur, koma, dan gangguan kesadaran lainnya; apakah ada kefasihan dalam berbicara dan apakah ada kelainan pada penglihatan dan pendengaran, dll. Selanjutnya, pemeriksaan saraf kranial harus dilakukan, yang dapat dilakukan pada saraf penciuman, saraf trigeminal, saraf wajah, saraf optik, serta lokus coeruleus, saraf lingual, saraf vagus, dan lain-lain; gerakan mata serta ukuran pupil harus diamati. Sekali lagi, sistem motorik harus diperiksa untuk memeriksa apakah kontraksi otot pasien berkurang, apakah ada peningkatan tonus otot atau hilangnya gerakan sukarela, ataksia, dll. Terakhir, pemeriksaan sistem sensorik, sensasi dangkal dan dalam, serta refleks seperti refleks dangkal, refleks dalam, refleks patologis, dan iritasi meningeal juga harus dilakukan.