Menurut para ahli dari Icahn School of Medicine di Mount Sinai, magnetic resonance imaging (MRI) dapat menjadi cara yang efektif untuk mendiagnosis penyakit mental, termasuk gangguan bipolar. Dalam sebuah penelitian penting, para peneliti menggunakan teknologi canggih untuk berhasil membedakan pasien gangguan bipolar dari individu yang sehat berdasarkan pemindaian otak saja, dengan tingkat akurasi lebih dari 70 persen. Hasil penelitian ini diterbitkan dalam Psychological Medicine.