Rumah sakit TB dikhususkan untuk pengobatan tuberkulosis. Sebagian pasien dapat dirawat di rumah sakit dan sebagian pasien dapat dirawat tanpa rawat inap. Jika semua pasien TB dirawat di rumah sakit, rumah sakit tidak akan mampu menampung mereka. Oleh karena itu, hanya sebagian pasien TB yang dapat dirawat di rumah sakit dan sebagian besar pasien TB dapat dirawat di luar rumah sakit. Manfaat rawat inap bagi pasien TB adalah sebagai berikut: 1) Rawat inap memungkinkan diagnosis yang sistematis dan pemilihan rencana pengobatan yang wajar di bawah pengawasan staf medis, sehingga meletakkan dasar yang baik untuk penyembuhan dan rehabilitasi di masa depan. 2.Setelah rawat inap, pasien dapat relatif terisolasi dari anggota keluarga, teman, teman sekelas, dan kolega untuk mengurangi infeksi. 3.Setelah rawat inap, pasien dapat menerima pendidikan sistematis tentang ilmu tuberkulosis, sehingga mereka dapat membentuk kebiasaan minum obat secara teratur. 4.Setelah rawat inap, pasien bisa mendapatkan istirahat yang cukup dan menjalani kehidupan yang lebih teratur, yang, bersama dengan beberapa perawatan komplementer, bermanfaat untuk pemulihan mereka. 5. Untuk pasien dengan penyakit serius, seperti demam tinggi, kesulitan bernapas, hemoptisis, pneumotoraks, efusi pleura masif, meningitis tuberkulosis, peritonitis dan penyakit jantung paru, rawat inap bahkan lebih diperlukan.