Gangguan bahasa pada anak di atas dua tahun dapat ditandai dengan bicara cadel, ucapan yang tidak jelas, dan intonasi suara yang tidak normal.
Perkembangan bahasa anak memiliki pola tertentu, jika perkembangan bahasa anak tertinggal dari anak-anak dengan usia dan jenis kelamin yang sama, orang tua perlu lebih memperhatikan perkembangan bahasa bayi mereka, berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan bantuan, dan melakukan yang terbaik untuk menciptakan lingkungan belajar bahasa yang baik untuk bayi.
Umumnya, anak-anak berusia satu tahun dapat mengucapkan suara tunggal atau bertumpuk, anak-anak berusia satu setengah tahun dapat mengucapkan kata-kata sederhana, dan anak-anak berusia dua tahun memasuki periode ledakan bahasa, dan sudah dapat berbicara lebih banyak kalimat. Anak-anak di atas dua tahun telah membuat kemajuan besar dalam kemampuan ekspresi bahasa, pemahaman, dan komunikasi.
1. Kemampuan ekspresi bahasa: Anak usia dua tahun dengan kemampuan ekspresi yang baik dapat mengekspresikan keinginannya dengan lancar dan dapat mengucapkan kalimat hingga 10 kata;
2. Pemahaman bahasa: bayi berusia dua tahun dapat memahami instruksi yang lebih kompleks, seperti menemukan judul buku yang berbeda;
3. Kemampuan komunikasi verbal: bayi berusia di atas dua tahun bersedia berkomunikasi dengan orang lain dan meniru gerakan dan tindakan orang lain.
Jika anak berusia dua tahun menunjukkan tanda-tanda suara yang tidak terkonstruksi dengan baik, ucapan yang tidak koheren, dan intonasi suara yang tidak normal, ia mungkin mengalami kekurangan dalam hal ekspresi bahasa, pemahaman bahasa, dan kemampuan komunikasi. Ia dianggap menderita keterlambatan perkembangan bahasa, dan perlu berkonsultasi dengan dokter sesegera mungkin untuk mengklarifikasi penyebabnya dan mendapatkan perawatan yang tepat.