Kolesterol total 7,2 tanpa obat

Kolesterol total (TC) 7.2mmol/L membutuhkan pengobatan.
Dalam praktik klinis, tingkat TC yang tepat harus kurang dari 5,2mmol/L. Bila TC = 7,2mmol/L, pasien sudah termasuk dalam hiperkolesterolemia. Hiperkolesterolemia dapat meningkatkan risiko serangan jantung dan infark serebral.
Semakin tinggi kadar kolesterol darah, semakin tinggi pula risiko serangan jantung dan infark otak. Pada orang muda, kadar kolesterol yang tinggi juga dapat menyebabkan penyakit kardiovaskular. Oleh karena itu, intervensi dini dianjurkan ketika kolesterol total (TC) adalah 7,2 mmol/L. Obat oral lebih disukai daripada statin berkekuatan sedang (misalnya, atorvastatin, simvastatin, dll.), dan ezetimibe atau iloyuzumab dapat ditambahkan jika kolesterol total masih belum mencapai target. Sebagian besar pasien dengan diabetes, hipertensi, serangan jantung, infark serebral dan penyakit lainnya harus lebih aktif minum obat untuk menurunkan kolesterol.
Selain obat oral, perubahan gaya hidup juga diperlukan. (1) Diet makanan ringan; (2) Peningkatan yang tepat dalam latihan metabolisme intensitas sedang; (3) Berhenti merokok, pembatasan garam, membatasi konsumsi alkohol, larangan alkohol keras, dll..
Jika kolesterol total (TC) pasien mencapai 7,2 mmol/L, disarankan untuk pergi ke rumah sakit biasa untuk menghindari perkembangan penyakit lebih lanjut.