Berlari memiliki efek tertentu dalam menurunkan asam urat, tetapi kita harus memperhatikan olahraga yang bertahap dan terkontrol, sesuai dengan kondisi fisik masing-masing, dalam waktu yang tidak terlalu lama. Hindari kelelahan yang berlebihan, yang akan memperparah kondisi asam urat yang tinggi dan memicu asam urat.
Berlari dapat meningkatkan metabolisme tubuh, dan dalam keadaan tertentu, kemampuan untuk memetabolisme asam urat juga akan meningkat. Selain itu, dibandingkan dengan tidak berolahraga dan kebiasaan buruk lainnya, berlari dapat secara efektif meningkatkan fungsi jantung-paru dan meningkatkan kesehatan pembuluh darah.
Namun, jika jumlah olahraga terlalu banyak, tidak kondusif untuk memperbaiki gejala asam urat tinggi. Kreatin yang diproduksi oleh otot setelah olahraga berat akan bersaing dengan asam urat untuk menghasilkan metabolisme, yang tidak kondusif untuk ekskresi asam urat.
Selain berolahraga, aspek-aspek kehidupan ini juga harus diperhatikan, batasi konsumsi alkohol, diet rendah purin, perbanyak minum air putih, diet rendah lemak dan rendah gula, serta pertahankan kebiasaan kerja dan istirahat yang baik.
Olahraga lari ringan dapat memperbaiki gejala asam urat tinggi, disarankan agar pasien berkonsultasi tepat waktu, sesuai dengan kondisi latihan di bawah bimbingan dokter profesional, jika ada ketidaknyamanan segera konsultasikan ke dokter, agar tidak menunda kondisinya.