I. Ikhtisar Perhatian merupakan elemen penting dalam perkembangan psikologis bayi, dan merupakan “jendela” yang melaluinya bayi menjelajahi dunia. Perhatian terbagi menjadi perhatian yang disengaja dan tidak disengaja. Ketika bayi melihat seseorang dan mendengar ketukan di pintu, ia segera mencari sumber suara, yang merupakan perhatian yang tidak disengaja, sementara memusatkan perhatian pada sesuatu yang baru adalah perhatian yang disengaja. Perhatian berkaitan erat dengan persepsi dan ingatan bayi, dan merupakan prasyarat untuk belajar. Kedua, hukum perkembangan 1, 1 sampai 3 bulan bayi, manifestasi paling awal dari terjadinya perhatian bayi adalah refleks orientasi tanpa syarat, yang mungkin muncul setelah lahir. Setelah usia 2 bulan, bayi akan mengeluarkan suara gembira atau membuka matanya untuk menatap sesuatu yang berkilau atau berwarna-warni jika benda tersebut muncul di bidang penglihatannya. 2. Dari usia 3 hingga 6 bulan, bayi dapat memindai lingkungannya dengan lebih mudah seiring dengan semakin kuatnya kemampuan gerakan kepala mereka. Perhatian visual bayi berkembang lebih jauh, dengan preferensi yang lebih besar terhadap objek yang bermakna, seperti preferensi untuk melihat ibu dan makanan atau mainan favorit, kecenderungan yang lebih besar untuk melihat sejumlah besar objek kecil, dan rentang perhatian yang lebih panjang untuk objek yang lebih kompleks dan terperinci. Kemampuan untuk mengenali perbedaan dan mengalihkan perhatian setelah melihat meningkat. 3, 6 hingga 12 bulan bayi, bayi 6-12 bulan dengan kemampuan aktivitas meningkat, perhatian tidak lagi seperti sebelumnya hanya dalam aspek visual, tetapi dalam bentuk ekspresi yang lebih luas dan kompleks, dan dengan pengetahuan dan pengalaman yang dominan, perhatian mereka memiliki tingkat selektivitas tertentu, yang merupakan bibit perhatian yang disengaja. Sebagai contoh, perhatian lebih banyak ditunjukkan dalam menggenggam, menghisap, mendengarkan, manipulasi, dan pemilihan motorik. Saat bayi tumbuh. Ketertarikan pada hal-hal yang baru dan berbeda meningkat, menghasilkan perilaku eksplorasi dan perhatian. 4 . Setelah usia 1 ~ 3 tahun, dengan berkembangnya kemampuan bahasa, mereka dapat memahami banyak kata. Kegiatan berbicara mendominasi pilihan perhatian bayi, dan anak kecil dapat memusatkan perhatian mereka pada objek yang diekspresikan oleh orang dewasa dengan kata-kata, seperti memusatkan perhatian untuk mendengarkan cerita, membaca buku, dan menonton TV serta kegiatan lainnya. Selain itu, seiring bertambahnya usia bayi, perhatian mereka dapat menjadi lebih jelas dan lebih lama. Secara umum, bayi berusia 1,5 tahun hanya dapat memusatkan perhatian mereka pada hal-hal yang menarik selama 5 hingga 8 menit, anak berusia 2 tahun dapat memusatkan perhatian mereka selama 10 hingga 12 menit, dan anak berusia 2,5 tahun dapat memusatkan perhatian mereka selama 10 hingga 20 menit. Ketiga, catatan 1, evaluasi tahap ini perhatian anak terfokus, tidak bisa lagi apakah dia menggunakan matanya untuk menatap sebagai satu-satunya standar – ini juga banyak kesalahpahaman orang tua. Anak menggenggam dengan tangan, menggigit dengan mulut, menendang dengan kaki, dan seterusnya, semuanya menunjukkan bahwa dia “berkonsentrasi pada penelitian”. 2, tahap perhatian anak ini pada berbagai pilihan yang sangat diperluas, ia memiliki pilihan ruangnya sendiri, tidak lagi hanya atas perintah Anda, jadi tidak lagi “Anda menunjuk ke mana dia melihat ke mana”, yang oleh banyak orang tua diidentifikasi sebagai “lalai”, yang sebenarnya Ini sebenarnya adalah ketidakadilan yang besar. 3, tahap ini orang tua anak perlu belajar memanfaatkan anak secara bertahap memperkaya perhatian pada selektivitas, sesuai dengan keinginan mereka, pelatihan dan pendidikan anak, dia menunjuk ke mana Anda “di mana harus memukul”, bukan sebaliknya, harus membiarkan dia mendengarkan perintah Anda. Jika tidak, itu berarti mencabut bibitnya. 4, memahami hukum perkembangan perhatian bayi dan anak kecil, adalah bahwa kita melaksanakan pendidikan dini untuk mengambil beberapa metode dan waktu berdasarkan, sehingga lebih kondusif bagi pertumbuhan bayi dan anak kecil.