Sakit kepala tegang, juga dikenal sebagai sakit kepala kontraksi otot, seperti namanya, disebabkan oleh ketegangan mental dan berhubungan dengan kontraksi otot di leher. Manifestasi klinisnya adalah sakit kepala di kedua sisi atau seluruh kepala. Rasa sakit biasanya ringan hingga sedang, dengan sensasi sesak atau lingkaran emas, berlangsung dari beberapa menit hingga beberapa hari, dengan interval mulai dari beberapa kali sehari hingga sekali setiap beberapa hari, dan berbagai tes seperti CT, MRI, dan EEG adalah normal. Sebagian besar gejalanya disertai insomnia, kecemasan, depresi dan kebingungan mental. Obat biasanya berupa obat anti-kecemasan dan anti-depresan seperti amitriptyline, venlafaxine, citalopram, dll. Serangan nyeri dapat diobati dengan analgesik seperti aspirin, ibuprofen, dll., tetapi sebaiknya tidak digunakan secara teratur karena dapat menyebabkan sakit kepala yang tergantung pada obat, sehingga lebih persisten dan sulit disembuhkan. Perawatan menyeluruh juga memerlukan konseling psikologis untuk mengatasi gangguan internal dan meningkatkan kemampuan untuk menghadapi peristiwa yang penuh tekanan.