Penanganan hipertrofi adenoid didasarkan pada derajat kondisinya dan tidak selalu memerlukan pembedahan. Hipertrofi adenoid dibagi menjadi hipertrofi adenoid fisiologis dan hipertrofi adenoid patologis. Hipertrofi adenoid fisiologis biasanya tidak memerlukan penanganan khusus, sedangkan hipertrofi adenoid patologis ditangani dengan obat-obatan dan pembedahan.
1. Hipertrofi adenoid fisiologis: biasanya terjadi pada anak-anak, dan kelenjar gondok membesar sejak lahir, dan lebih jelas terlihat pada usia 5-6 tahun, namun biasanya tidak mempengaruhi pernapasan, dan tidak menimbulkan gejala seperti hidung tersumbat, pernapasan mulut terbuka dan ketidaknyamanan pada telinga, serta tidak mempengaruhi perkembangannya, dan biasanya menyusut dengan sendirinya setelah usia 8-10 tahun, sehingga tidak memerlukan pengobatan.
2. Hipertrofi adenoid patologis: pasien akan mengalami hidung tersumbat, pernapasan dengan mulut terbuka, gangguan pendengaran, tinitus, telinga tersumbat, wajah adenoid, dan gejala klinis lainnya. Untuk pasien dengan gejala sumbatan ringan, glukokortikoid, seperti semprotan hidung budesonide dan obat lain dapat digunakan untuk mengurangi peradangan; jika efek obat tidak baik, pembedahan harus dipilih untuk meredakan gejala sumbatan.
Untuk pasien dengan kelenjar gondok yang membesar, diperlukan pemeriksaan lengkap dan konsultasi dengan ahli medis.