Tanda-tanda Awal Skizofrenia

  Jika anggota keluarga jeli, mereka biasanya dapat mendeteksi beberapa tanda awal: Perubahan tidur: secara bertahap atau tiba-tiba menjadi sulit tidur, mudah terbangun atau tidak tidur nyenyak, mengalami mimpi buruk sepanjang malam, atau tidur berlebihan.  Perubahan emosional: ketidakpedulian emosional, kehilangan antusiasme sebelumnya, kurangnya kepedulian terhadap orang yang dicintai, kurangnya komunikasi emosional yang tepat, dan menjauhkan diri dari teman.  Kelainan perilaku: perilaku berangsur-angsur menjadi aneh, tertutup atau tidak dapat dipahami, lebih suka menyendiri, berbicara dan tertawa sendiri, hidup malas, melayang-layang, tidur dalam kegelapan, berkeliaran, tidak pulang ke rumah pada malam hari, dll.  Sensitif dan curiga: sangat peka terhadap segala sesuatu, mengaitkan sesuatu yang normal di sekitarnya dengan dirinya dan berpikir bahwa hal itu ditujukan kepadanya. Misalnya, jika seseorang berbicara dengannya, mereka berpikir bahwa mereka sedang membicarakannya; jika seseorang sesekali memandangnya, mereka berpikir bahwa itu tidak disengaja. Beberapa bahkan berpikir bahwa isi radio, televisi, dan surat kabar terkait dengannya, dan mereka memperhatikan apa yang dikatakan orang dan memperhatikan setiap gerakan mereka.  Perubahan kepribadian: orang yang tadinya lincah, ceria dan ramah menjadi pendiam, duduk sendirian dan tampak berpikir, tidak berinteraksi dengan orang lain; orang yang tadinya rapi dan rapi menjadi tidak terawat dan malas; orang yang tadinya teratur menjadi sering terlambat, pulang lebih awal, absen kerja tanpa alasan, pekerjaan yang tidak rapi, dll.  Ekspresi bahasa yang tidak normal: orang tersebut tidak memiliki banyak topik untuk dibicarakan, pembicaraannya sederhana, isinya monoton, isi percakapan tidak memiliki pusat atau mengatakan sesuatu yang tidak relevan dengan percakapan, membuat percakapan tidak dapat dimengerti, merasa bahwa percakapan itu sulit atau tidak dapat dijelaskan, dll.