Folikulitis yang parah dapat diobati dengan memperkuat perawatan kulit, mengatur pola makan, dan menggunakan obat-obatan. 1. Memperkuat perawatan kulit: folikulitis parah memiliki hubungan tertentu dengan faktor infeksi, terutama karena Staphylococcus aureus dan Staphylococcus epidermidis, biasanya untuk memperkuat perawatan kulit, menjaga kulit tetap bersih dan mencegah infeksi. 2. Mengatur pola makan: folikulitis yang parah akan menyebabkan nyeri lokal, juga dapat disertai dengan gatal dan infeksi nanah, pasien tidak boleh makan cabai, jahe, bawang putih dan sawi serta makanan yang merangsang lainnya, agar tidak menimbulkan iritasi lokal yang mengakibatkan kondisi semakin parah. 3. Penggunaan obat-obatan: pasien dengan folikulitis parah perlu dilapisi dengan isotretinoin yang dikombinasikan dengan obat antibiotik di bawah bimbingan dokter untuk pengobatan, antibiotik anti-eksternal yang umum umumnya memiliki salep levofloxacin hidroklorida, salep eritromisin, dan sebagainya. Untuk pasien dengan infeksi berat, obat antibiotik oral juga diperlukan, seperti kapsul cefixime, kapsul azitromisin dan sebagainya. Pasien dengan folikulitis parah membutuhkan perawatan medis tepat waktu untuk mencegah perburukan penyakit lebih lanjut, dan obat-obatan di atas perlu digunakan di bawah pengawasan medis.