Batu amandel tidak lunak dan beberapa di antaranya dapat dihancurkan dengan jari. Batu amandel biasanya berupa sisa-sisa makanan, garam anorganik, sekresi orofaring melalui aksi bakteri pembentukan garam anorganik seperti kalsium, magnesium dan garam anorganik lainnya yang tidak mudah larut, terakumulasi di dalam kriptus amandel membentuk suatu blok jaringan, ada tingkat kekerasan tertentu, menyentuh rasa pasir dan kerikil, semakin tinggi kandungan garam anorganik semakin tinggi pula kekerasannya, dan sebagian batu amandel relatif longgar, biasanya dapat dihancurkan dengan jari. Batu amandel dapat dirasakan sebagai sensasi benda asing di dalam mulut, sakit tenggorokan, kesulitan menelan, air liur meningkat, kesulitan membuka mulut, bahkan nyeri telinga. Pasien dengan batu amandel disarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter dan mengikuti petunjuk dokter untuk perawatan konservatif atau pembedahan.