Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan pola makan harian yang terdiri dari sepuluh kelompok makanan atau lebih. Makan lebih dari sepuluh jenis makanan dalam sehari mungkin mudah bagi orang dewasa, tetapi mungkin agak sulit bagi anak-anak yang masih kecil. Banyak ibu yang mulai khawatir apakah terlalu sedikit variasi makanan untuk anak-anak mereka akan mempengaruhi kesehatan mereka. Bagaimana Anda akan membuat makanan yang lebih kaya untuk anak Anda setiap hari? Banyak ibu pasti akan berpikir bahwa ini adalah sesuatu yang tidak mungkin dilakukan setiap kali mereka mendengar tentang sepuluh atau lebih bahan makanan. Terutama para ibu yang harus bekerja dan mengasuh anak pada saat yang bersamaan, biasanya di rumah bahkan mungkin tidak memiliki waktu untuk memasak makanan, bagaimana mungkin mereka bisa membuat begitu banyak jenis makanan untuk anak-anak mereka? Mungkin ada juga beberapa orang tua yang akan mempertanyakan, berpikir bahwa anak-anak mereka masih terlalu kecil, apakah makan lebih dari sepuluh jenis bahan makanan setiap hari akan membebani kesehatan mereka? Mereka yang memiliki keraguan ini mungkin telah salah memahami tentang sepuluh bahan makanan atau lebih. Di sini kita berbicara tentang lebih dari sepuluh bahan makanan, bukan lebih dari sepuluh hidangan. Alasan utama menyarankan anak Anda untuk makan lebih banyak bahan makanan setiap hari adalah untuk membuat asupan gizi mereka sedikit lebih lengkap. Banyak ibu yang masih bekerja, biasanya sibuk dengan pekerjaan, sulit untuk memiliki waktu dan energi untuk membuat lebih banyak makanan untuk anak-anak mereka, di sini saya juga mengajari para ibu yang masih sibuk dengan pekerjaan, bagaimana memperhatikan perubahan pola makan anak. 1, cobalah memasak di rumah: ibu yang masih bekerja, banyak yang membeli makanan untuk dibawa pulang untuk dimakan anak-anak, tetapi makanan yang dibawa pulang dalam nutrisi sulit dijamin, dan kesegaran makanan tidak terjamin. Demi kesehatan anak, disarankan agar para ibu meluangkan waktu sebentar setiap hari untuk memasak untuk anak-anak mereka di rumah, untuk memastikan kesegaran bahan-bahannya, tetapi juga untuk memastikan keamanan pangan. 2, siapkan bahan-bahannya terlebih dahulu: banyak ibu yang enggan memasak karena, ketika mereka ingin memasak, mereka menemukan bahwa tidak ada bahan di rumah, yang disebut wanita pintar tidak bisa memasak tanpa nasi. Di sini saya menyarankan agar semua ibu, Anda dapat menyiapkan beberapa bahan di rumah terlebih dahulu, untuk menghindari pembusukan bahan, disarankan untuk membeli beberapa bahan yang dapat disimpan dalam waktu yang lama, seperti kacang-kacangan, biji-bijian dan sebagainya. Selain itu, Anda juga bisa menyiapkan beberapa jamur, jamur hitam, rumput laut dan makanan kering lainnya, makanan kering ini bisa disimpan dalam waktu lama, juga lebih nyaman untuk dimakan. 3, ubah jenis makanan pokok: biasanya orang tua suka membuat makanan pokok yang sama untuk anak-anak mereka, banyak anak hampir setiap hari makan nasi. Saat ini, setiap keluarga memiliki penanak nasi, menanak nasi adalah yang paling nyaman. Bahkan, memasak masih bisa dilakukan dengan cara malas, hanya saja Anda bisa menambahkan beberapa bahan ke dalam nasi saat memasak. Misalnya, Anda bisa memasukkan beras hitam, kacang merah ke dalam nasi, atau memasukkan ubi jalar, biji jagung, dan lain-lain ke dalam bubur, sehingga anak bisa makan makanan dengan berbagai macam bahan yang berbeda. Selain itu, orang tua juga bisa memberikan anak untuk memasak delapan bubur harta karun untuk diminum, sehingga anak hanya perlu minum semangkuk bubur, sekaligus makan berbagai macam bahan. 4, lauk pauk tidak boleh kurang: banyak orang tua yang kurang kreatif dalam memasak, seperti sutra kentang goreng, umumnya orang tua akan langsung menggoreng sutra kentang. Bahkan, sangat mungkin untuk menambahkan sedikit wortel parut, paprika hijau parut, daun bawang dan bahan lainnya dalam kentang parut, sehingga tidak hanya dapat memperkaya warna hidangan, tetapi juga meningkatkan rasa hidangan, dan yang paling penting, itu juga akan memungkinkan anak untuk makan lebih banyak bahan. Selain itu, banyak orang tua yang sering memberikan mie kepada anak-anak mereka untuk dimakan demi kenyamanan. Padahal, menambahkan bahan pada mie adalah hal yang paling mudah dilakukan, misalnya bisa menambahkan telur, rumput laut, lalapan, udang dan lain sebagainya, bahan-bahan tersebut selain bisa menambah cita rasa mie juga bisa menambah nafsu makan anak. 5, variasi makanan ringan juga harus lebih banyak: sebutkan makanan ringan banyak orang tua akan mencemooh, berpikir anak sebaiknya tidak makan makanan ringan. Dan saya tidak berbicara tentang makanan ringan bukanlah makanan kembung, tetapi susu, yoghurt, buah segar, kacang-kacangan dan makanan lainnya, makanan ini tidak hanya dapat melengkapi kebutuhan tubuh anak akan nutrisi, tetapi juga memungkinkan pola makan anak yang kaya akan perubahan.