Disarankan agar lansia dapat makan makanan yang ringan dan mudah dicerna, memilih makanan berprotein tinggi dan berkalsium tinggi pada tahap awal patah tulang, serta memperhatikan gizi seimbang pada tahap akhir patah tulang. 1. Makanan ringan dan mudah dicerna: Ketika lansia baru saja mengalami patah tulang, mereka harus memilih makanan yang ringan dan mudah dicerna untuk menghindari ketidaknyamanan, seperti makan lebih banyak sayuran dan buah-buahan segar, dan mengurangi makanan yang pedas dan merangsang. 2. Makanan tinggi protein dan tinggi kalsium: Setelah patah tulang, lansia dapat mengonsumsi makanan tinggi protein dan tinggi kalsium untuk memenuhi kebutuhan pertumbuhan keropeng tulang, seperti daging, telur, produk susu, produk kedelai, dan makanan tinggi protein dan tinggi kalsium lainnya, untuk menambah nutrisi bagi tubuh. 3. Diet harian yang seimbang: pemulihan patah tulang lansia nanti, Anda perlu memperhatikan keseimbangan gizi tiga kali makan sehari, sayuran, buah-buahan, daging, daging, telur, ikan, dan makanan lain harus menjadi asupan yang seimbang untuk penyembuhan patah tulang secara menyeluruh untuk memenuhi kebutuhan nutrisi XUO. Lansia harus pergi ke rumah sakit pada saat pertama kali untuk mengobati patah tulang, melalui program perawatan profesional untuk pulih.