Bolehkah saya makan bengkuang jika limpa dan perut saya lemah dan rentan terhadap diare?

Orang dengan limpa dan lambung yang lemah dan rentan terhadap diare biasanya dapat makan kentang dalam jumlah sedang, tetapi harus menghindari makan dalam jumlah besar. Untuk pasien dengan limpa dan lambung yang lemah dan rentan terhadap diare, dapat makan kentang dalam jumlah sedang setiap hari, dan biasanya tidak berdampak buruk pada kondisi tersebut. Tetapi untuk diare yang baru-baru ini terjadi, pasien yang memiliki limpa dan lambung yang lemah, sebaiknya mencoba untuk tidak makan ubi jalar, berpuasa bila perlu, untuk mengurangi beban pada saluran pencernaan. Setiap 100 gram ubi jalar mengandung 278 kalori, termasuk 61,31 gram karbohidrat, 3,73 gram protein, 3,02 gram serat makanan, 1,85 gram lemak. Ubi jalar mengandung lebih banyak pati rantai lurus, yang sulit dicerna, dan inilah salah satu alasan mengapa konsumsi berlebihan dapat dengan mudah memicu ketidaknyamanan pencernaan. Meskipun makan kentang dalam jumlah sedang tidak akan memengaruhi kondisi, pasien harus menghindari makan kentang dalam jumlah banyak, untuk jangka waktu yang lama, atau secara tunggal, karena kentang adalah makanan yang tidak dapat dicerna. Untuk pasien dengan limpa dan lambung yang lemah, makanan yang ringan dan mudah dicerna harus menjadi fokus utama selama sakit, dan makanan dingin, seperti minuman dingin dan es krim, harus dihindari. Dianjurkan agar penderita limpa dan lambung lemah mengikuti petunjuk dokter untuk menggunakan obat untuk mengatur kondisi tersebut, dan juga dapat mencari perhatian medis secara teratur untuk akupunktur, bekam, moksibusi, dan sebagainya. Pasien harus menghindari makan berlebihan untuk mengurangi beban pada saluran pencernaan. Perhatikan kehangatan harian, terutama kehangatan perut, olahraga yang tepat dan olahraga untuk meningkatkan kebugaran fisik.