Cara mengobati konjungtivitis pada anak-anak

  Langkah pertama dalam konjungtivitis adalah mengidentifikasi penyebab penyakit dan apa yang menyebabkan konjungtivitis.  Penyebab konjungtivitis dapat dibagi ke dalam dua kategori, infeksi dan non-infeksi, tergantung pada sifatnya yang berbeda.  1. Infeksi: peradangan konjungtiva akibat infeksi oleh mikroorganisme patogen.  Non-infeksi: Peradangan alergi yang disebabkan oleh reaksi alergi lokal atau sistemik adalah yang paling umum. Faktor fisik dan kimia eksternal seperti cahaya dan berbagai bahan kimia juga dapat menjadi faktor penyebab. Konjungtivitis pada anak-anak juga sebagian besar disebabkan oleh kedua etiologi ini.  Dalam kasus konjungtivitis menular: obati dengan metode berikut: (1) Pembilasan kantung konjungtiva, yang terutama untuk pembersihan, tanpa menutupi mata yang terkena.  (2) Obat tetes mata atau salep mata antibakteri atau antivirus topikal. Tergantung pada diagnosis patogenik, obat yang sesuai dipilih.  (3) Pengobatan sistemik Untuk konjungtivitis yang parah, diperlukan kombinasi pengobatan sistemik, tetapi harus berhati-hati untuk menghindari obat yang dikontraindikasikan pada anak-anak, seperti gentamisin dan ofloxacin. Untuk konjungtivitis non-infeksi, seperti konjungtivitis alergi, jangan menyalahgunakan antibiotik, tetapi gunakan obat tetes mata anti-alergi, seperti larutan mata natrium kromoglikat.  Anak-anak lebih rentan terhadap konjungtivitis karena dua alasan: pertama, ketidakmatangan jaringan permukaan mata dan penghalang kekebalan tubuh yang buruk membuat konjungtiva rentan terhadap infeksi oleh bakteri dan mikroorganisme patogen lainnya; kedua, anak-anak tidak terkontrol dengan baik dan tidak memperhatikan kebersihan, dan mengucek mata mereka dengan tangan kotor dapat dengan mudah membawa kuman dan menyebabkan infeksi. Oleh karena itu, kunci untuk mencegah konjungtivitis pada anak-anak adalah dengan memperhatikan kebersihan tangan.  Kesulitan dalam mengobati konjungtivitis pada anak-anak terletak pada rendahnya kepatuhan terhadap pengobatan dan kurangnya kerja sama dalam memesan obat mata.