Wanita dapat meminum yoghurt selama menstruasi, tetapi harus dikonsumsi dalam jumlah sedang.
Yoghurt mengandung protein, lemak, kalium, kalsium, fosfor, dan nutrisi lainnya, konsumsi dalam jumlah sedang dapat melengkapi kebutuhan nutrisi wanita yang sedang haid. Protein dalam yoghurt merupakan nutrisi utama untuk pembentukan dan pertumbuhan jaringan, dan lemak dapat membantu penyerapan vitamin yang larut dalam lemak.
Namun, yoghurt memiliki lebih banyak zat asam dan tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan. Juga tidak disarankan untuk minum yoghurt saat perut kosong untuk menghindari ketidaknyamanan pencernaan. Juga tidak disarankan untuk minum yoghurt yang baru dikeluarkan dari lemari es.
Selama menstruasi, Anda juga dapat menambahkan beberapa makanan kaya zat besi, seperti hati hewan, kurma merah, bayam, dan sebagainya. Penting juga untuk menambah makanan kaya protein, seperti daging tanpa lemak, telur, susu, serta buah-buahan dan sayuran segar, untuk membantu memperbaiki kondisi lemas dan membantu tubuh pulih.
Selain itu, selama menstruasi, Anda harus memperhatikan pola makan yang seimbang, dengan kombinasi yang wajar antara biji-bijian kasar dan halus, daging, dan sayuran. Jaga kebersihan dan higienis vulva, dan sering-seringlah mengganti pembalut.