Langkah-langkah pemeriksaan dan diagnosis karsinoma hepatoseluler adalah: pertama, skrining untuk kelompok berisiko tinggi, yang terutama mencakup mereka yang memiliki riwayat infeksi virus hepatitis B atau virus hepatitis C, konsumsi alkohol yang berlebihan, perlemakan hati, konsumsi makanan yang terkontaminasi aflatoksin dalam jangka waktu lama, sirosis hati karena berbagai penyebab, dan mereka yang memiliki riwayat kanker hati dalam keluarga; kedua, pengujian serum alfa-fetoprotein (AFP), yang merupakan penanda tumor yang umum untuk kanker hati, dan ketika Bila AFP >400ug/L, maka sangat mungkin terjadi kanker hati; ketiga, berbagai tes pencitraan harus dilakukan untuk mencari kanker hati. Tes pencitraan ini termasuk USG, CT, MRI, DSA, PET-CT, dll. Keempat, biopsi tusukan atau biopsi bedah dapat dilakukan untuk mendapatkan diagnosis patologis yang jelas dan mengkonfirmasi diagnosis kanker hati.