Cuaca semakin panas dan sulit untuk tidur di malam hari, jika Anda menambahkan nyamuk ke gigitan Anda, itu benar-benar menyedihkan, cara mengatasi dermatitis gigitan serangga, Anda harus mengetahui konten berikut.
Dermatitis gigitan serangga mengacu pada gigitan serangga pada kulit manusia dan penyakit kulit inflamasi, dermatitis gigitan serangga juga bisa disebut “urtikaria papular”, terutama dengan gigitan arthropoda yang berhubungan dengan umum seperti nyamuk, lacewings, pengusir hama, agas, kutu, kutu, tungau, hingga musim semi, musim panas dan musim gugur. Karena perbedaan spesies serangga dan reaktivitas tubuh, gigitan dapat menyebabkan reaksi kulit yang berbeda.
Gambaran klinis
1. Usia: Paling umum terjadi pada anak-anak, tetapi juga bisa terjadi pada orang dewasa.
2. Musim: musim panas dan musim gugur.
3. Lokasi: Sebagian besar pada area yang terpapar, tetapi juga bisa terjadi pada area yang tidak terpapar.
4. Lesi: Kemerahan dan bengkak yang terlokalisasi, sering kali berbentuk tombak, dengan lepuh dan lepuh di permukaan dan bekas gigitan kadang-kadang terlihat di tengah lesi.
5. Gejala: Gatal-gatal, kadang-kadang menyengat dan rasa sakit yang membakar.
6, perjalanan penyakit: umumnya 1 sampai 2 minggu untuk mereda, seperti infeksi sekunder, dapat diperpanjang untuk jangka waktu yang lebih lama.
7. Prognosis: Jika penyebab penyakit tidak dapat dihilangkan, lesi asli akan memudar dan lesi baru akan muncul.
8. Lokasi predileksi: area yang terbuka.
9. Histopatologi: limfosit, histiosit, dan eosinofil infiltrasi perivaskular dan kolagen interfibriler dermal superfisial dan dalam. Oedema acantholytic epidermal fokal terbatas dan oedema papila dermal; pada kasus yang parah, lepuh intra- atau subepidermal dapat terbentuk.
Pencegahan
Penyakit ini paling sering terjadi pada anak-anak dan lebih parah, tetapi kejadiannya menurun seiring dengan bertambahnya usia pada sebagian besar anak-anak, dan jika memang terjadi, seringkali ringan, karena desensitisasi dari gigitan berulang.
1. Perhatikan kebersihan diri dan lingkungan serta ganti pakaian dan selimut secara teratur.
2. Membasmi kutu busuk, kutu, kutu dan serangga lainnya.
3, segera setelah ada gejala prodromal atau munculnya kerusakan seperti angin-blok harus segera diberi obat, dapat mengurangi serangan.
4. Jangan minum alkohol atau makan makanan yang mengiritasi. Jangan pergi ke pedesaan atau taman selama musim ini.
5 . Tikar jerami harus dicuci dan dikeringkan sebelum digunakan untuk mengurangi terjadinya dermatitis gigitan serangga dengan mengurangi jumlah tungau yang tersembunyi di tikar.
6. Perhatikan kebersihan dalam ruangan, pasang kelambu dan dupa nyamuk untuk mengusir nyamuk. Kenakan pakaian berlengan panjang dan semprotkan lotion anti nyamuk dengan tepat saat berada di luar ruangan.