Apa yang terjadi dengan Anda?

Ada banyak penyebab mual dan muntah setelah makan sedikit lebih banyak, umumnya disebabkan oleh gangguan pencernaan, refluks gastro-esofagus, kehamilan, dll. Penyebabnya dapat diklarifikasi melalui pemeriksaan dan pengobatan yang tepat.
1. Gangguan pencernaan: Saluran pencernaan pasien tidak cukup kuat, yang membuat waktu pencernaan menjadi lebih lama, dan kemudian makan lebih banyak gejala mual dan muntah. Biasanya, hal ini dapat diperbaiki dengan mengatur pola makan, berhenti merokok dan minum, dan juga dapat diobati dengan domperidone seperti yang diresepkan oleh dokter.
2. Refluks gastro-esofagus (GERD): Makanan di perut refluks ke kerongkongan yang menyebabkan mual dan muntah, biasanya memperhatikan makanan kecil, makan makanan ringan, berhenti merokok dan minum, dan jangan langsung berbaring setelah makan. Omeprazole, magnesium aluminium karbonat, domperidone, ranitidin, dan pengobatan lainnya yang tersedia setiap hari.
3. Kehamilan: tahap awal kehamilan akan berada di bawah pengaruh progesteron, mengakibatkan waktu pengosongan lambung yang lebih lama, yang menyebabkan gejala makan dan ingin muntah. Pada tahap akhir kehamilan, rahim dapat menekan saluran pencernaan, sehingga menyebabkan gejala makan dan ingin muntah.
Jika gejala tidak hilang dalam waktu yang lama, Anda harus pergi ke rumah sakit biasa sesegera mungkin untuk mengetahui penyebab penyakit dan mengobati gejalanya.