Folikulitis ringan yang dipicu oleh pencabutan kumis umumnya tidak memerlukan perawatan khusus, sedangkan kasus yang parah dapat diobati dengan obat topikal dan oral.
1. Mencabut kumis dapat merusak jaringan lokal folikel kulit, yang menyebabkan invasi bakteri dan patogen lain yang menyebabkan folikulitis. Obat terapeutik yang umum termasuk salep mupirocin dan krim mikonazol, yang terutama digunakan untuk pengobatan anti-bakteri dan anti-jamur.
2. Folikulitis yang dikombinasikan dengan pustula dapat diobati dengan antibiotik oral, seperti doksisiklin hidroklorida, minosiklin, dan sebagainya.
Jika didiagnosis dengan folikulitis, harus berkonsultasi dengan dokter tepat waktu, bukan dengan obat yang tidak resmi, agar tidak menunda kondisi tersebut. Perhatikan kebersihan diri pada hari kerja, dan hindari mencabut jenggot terlalu sering untuk menghindari infeksi sekunder.