Apakah lebih baik menjalani gastroskopi normal atau gastroskopi tanpa rasa sakit?

Gastroskopi tanpa rasa sakit biasanya dilakukan tanpa rasa mual dan ketidaknyamanan lainnya, sehingga lebih baik daripada gastroskopi biasa dalam hal pengalaman, tetapi efek diagnostik dari kedua penyakit tersebut sama. Secara umum, dibandingkan dengan gastroskopi biasa, gastroskopi tanpa rasa sakit membutuhkan anestesi intravena, setelah itu pasien dapat kehilangan kesadaran, yang kondusif untuk akses gastroskopi, dan pada saat yang sama, pasien tidak akan mengalami mual dan ketidaknyamanan lainnya. Oleh karena itu, bagi pasien, pengalaman gastroskopi tanpa rasa sakit lebih unggul daripada gastroskopi biasa. Namun, gastroskopi tanpa rasa sakit memiliki risiko yang lebih tinggi dan memiliki persyaratan yang lebih tinggi untuk usia dan riwayat kesehatan pasien. Baik gastroskopi biasa maupun gastroskopi tanpa rasa sakit, keduanya memungkinkan visualisasi yang mulus dari esofagus, lambung dan buli-buli duodenum, serta efek diagnostik dan terapeutiknya konsisten. Pilihan gastroskopi normal atau gastroskopi tanpa rasa sakit harus diputuskan oleh seorang profesional medis sesuai dengan situasi spesifik pasien, jangan membuat keputusan sendiri.