Dispepsia fungsional dianggap sebagai penyebab utama gangguan lambung, karena mempengaruhi fungsi normal jaringan pencernaan dan dapat menyebabkan disbiosis. Fermentasi yang dalam dari flora berbahaya dengan makanan menghasilkan sendawa dalam jumlah besar, yang dapat menumpuk di perut dan usus akibat gerakan peristaltik yang melambat. Tekanan internal yang meningkat di dalam perut mengakibatkan dilatasi selaput lendir dan peningkatan aliran asam, yang mengakibatkan sakit perut. Kondisi lain seperti dilatasi lambung akut, infeksi Helicobacter pylori dan gastritis refluks empedu juga dapat menyebabkan reaksi yang merugikan ini. Pasien dengan komplikasi seperti distensi lambung, mual, muntah, dan buang air besar yang tidak teratur harus memeriksakan diri ke dokter sesegera mungkin.