Dalam kebanyakan kasus, anak-anak dapat makan semangka ketika mereka demam, tetapi tidak disarankan untuk menelan semangka yang terlalu dingin. Saat demam, tubuh Anda mengonsumsi banyak air dan elektrolit, sehingga mengonsumsi buah dan sayuran segar dapat mengisi kembali air, elektrolit, dan nutrisi yang dikonsumsi serta membantu mencegah dehidrasi dan gangguan elektrolit pada anak. Semangka mengandung banyak air dan lezat, asupan semangka dalam jumlah sedang baik untuk anak-anak. Namun, saat makan semangka saat demam, Anda harus berhati-hati untuk tidak makan semangka yang terlalu dingin, karena sistem pencernaan anak belum berkembang dengan baik, dan semangka yang terlalu dingin dapat menyebabkan ketidaknyamanan pencernaan, atau bahkan mual, muntah, dan gejala pencernaan lainnya. Selain itu, jika dokter mengingatkan puasa demam, jangan konsumsi semangka. Anak-anak yang alergi terhadap semangka harus menghindarinya. Sementara itu, ketika anak mengalami demam, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter tepat waktu untuk mendapatkan perawatan di bawah bimbingan dokter.