Perawatan untuk rinitis alergi musiman terutama meliputi: pendidikan kesehatan, pengendalian lingkungan, pengobatan, imunoterapi, perawatan bedah, dan sebagainya.
1. Pendidikan kesehatan dan pengendalian lingkungan: hindari paparan alergen sebanyak mungkin, yang merupakan cara paling efektif, seperti pasien yang memiliki alergi musiman terhadap serbuk sari, pasien harus memperhatikan perubahan musim, cobalah untuk menghindari tempat-tempat di mana serbuk sari muncul, cobalah untuk tidak memelihara bunga di dalam ruangan, dan jaga agar udara di dalam ruangan tetap segar, sehingga dapat menghindari alergen sebanyak mungkin.
2. Terapi obat dan imunoterapi: ada banyak obat untuk rinitis alergi musiman, dan disarankan agar penggunaan obat bersifat individual, dan antihistamin (misalnya cetirizine, loratadine, dll.), glukokortikosteroid (misalnya budesonide, fluticasone propionate, dll.), dan lain-lain. Mungkin ada reaksi yang merugikan seperti mimisan, bronkospasme, batuk, dll., sehingga harus digunakan sesuai dengan saran medis.
3. Pembedahan: Pembedahan dapat dilakukan bagi mereka yang memiliki hasil yang tidak memuaskan dalam manajemen hidup serta pengobatan, terutama yang dikombinasikan dengan kelainan anatomi rongga hidung, seperti terputusnya saraf pterigoid.
Rinitis alergi musiman harus mendapatkan perawatan medis yang tepat waktu, meningkatkan pemeriksaan yang relevan, pengobatan standar.