Infeksi paru-paru pada operasi aneurisma otak terutama dibagi menjadi dua aspek utama yaitu pengobatan umum dan pengobatan anti infeksi, yang harus dikombinasikan dengan kondisi spesifik pasien agar pengobatan yang lebih baik dapat dilakukan. 1. Perawatan umum: terutama mencakup pengendalian suhu tubuh, seperti menggunakan mandi air hangat saat suhu tubuh rendah, ketika suhu tubuh mencapai atau melebihi 38,5 derajat Celcius, supositoria indometasin dan obat-obatan lain dapat digunakan untuk menurunkan suhu sesuai dengan instruksi dokter. Selain itu, membalik dan menepuk-nepuk punggung setiap dua jam, aspirasi dahak dan nebulisasi secara teratur dapat secara efektif mengurangi kecenderungan memburuknya infeksi paru-paru. 2. Pengobatan anti infeksi: seperti penggunaan antibiotik spektrum luas, seperti sefalosporin, amoksisilin, dan sebagainya. Kultur bakteriologis dan tes sensitivitas obat dapat dilakukan pada saat yang sama, dan pemilihan antibiotik yang sensitif lebih lanjut dapat dilakukan pada tahap selanjutnya untuk pengobatan yang lebih tepat sasaran. Disarankan agar pasien dengan infeksi aneurisma otak pasca operasi secara aktif bekerja sama dengan dokter untuk pengobatan, agar tidak menunda kondisi dan menyebabkan konsekuensi serius.