Kram, juga dikenal sebagai kejang otot, kejang otot betis dapat disebabkan oleh terlalu banyak bekerja, posisi tidur yang buruk, rangsangan dingin, kekurangan kalsium, dan faktor lainnya.
1. Kelelahan yang berlebihan: Berolahraga terlalu lama akan membuat tungkai bawah bekerja terlalu keras, yang menyebabkan penumpukan metabolit asam lokal, sehingga menyebabkan kejang otot betis.
2. Postur tidur yang buruk: berbaring telentang dalam waktu lama, dengan selimut menempel di permukaan kaki; atau berbaring tengkurap dalam waktu lama, dengan permukaan kaki menempel di tempat tidur, dapat membuat otot-otot tertentu pada betis untuk waktu yang lama dalam keadaan rileks, yang mudah menyebabkan kontraktur pasif pada otot, dan kejang otot betis.
3. Stimulasi dingin: otot betis dapat dirangsang oleh dingin, dan kejang otot juga dapat terjadi.
4. Kekurangan kalsium: konsentrasi kalsium yang rendah dalam darah dapat meningkatkan rangsangan otot, sehingga mudah terjadi kejang otot.
Selain itu, masih banyak penyebab lain yang dapat menyebabkan kejang otot betis, seperti demam tinggi, epilepsi, dll., Jika disertai dengan gejala lain, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter.