Sering pusing setelah minum obat untuk penyakit arteri koroner dapat disebabkan oleh vasodilatasi, yang tidak dapat ditoleransi oleh pasien. Hal ini dapat diobati dengan perawatan harian dan mengubah rejimen pengobatan.
Pasien dengan penyakit arteri koroner sangat sering perlu minum obat anti iskemia miokard untuk pengobatan. Namun, obat tersebut akan menyebabkan arteri koroner melebar dan aliran darah menjadi lebih banyak, dan beberapa pasien tidak dapat beradaptasi dengan perubahan ini, yang pada gilirannya menyebabkan fenomena pusing.
Dosis obat harus dikurangi di bawah bimbingan tenaga kesehatan profesional untuk memberikan waktu yang cukup bagi tubuh untuk beradaptasi. Jika masalah pusing masih terjadi, disarankan untuk mengganti obat untuk pengobatan alternatif. Yang umum adalah Isosorbid Mononitrat, Nicorandil, Trimetazidine Hidroklorida, dan sebagainya. Selain itu, setelah minum obat, istirahat yang cukup, untuk memastikan bahwa lingkungan penyembuhan bersih dan berventilasi, sehingga terhindar dari jatuh dan cedera.
Singkatnya, penyakit jantung koroner adalah ancaman besar bagi kesehatan, dan kasus yang serius bahkan dapat menyebabkan gagal jantung. Oleh karena itu, kita harus memperhatikannya, dan mencari perawatan medis pada saat kecelakaan terjadi.