Kelenjar ereksi pria yang masih menghadap ke bawah dapat disebabkan oleh ikatan kulup yang pendek, trauma penis, hipospadia, dan gejala lainnya, perlu mengklarifikasi penyebab sebenarnya sebelum melakukan perawatan yang relevan.
1. Ikatan kulup pendek: Jika ikatan kulup pria terlalu pendek, saat berhubungan seks, hal ini dapat menyebabkan ikatan tersebut tidak dapat ereksi dan mengembang bersama dengan korpus kavernosum dan jaringan lainnya, sehingga memberikan efek tarikan pada kelenjar, menyebabkan kelenjar menghadap ke bawah, dan pada kasus yang serius, hal ini juga dapat menyebabkan robeknya ikatan kulup.
2. Trauma penis: Kondisi ini dapat menyebabkan gejala seperti sklerosis kavernosa dan nodul fibrosa pada penis, yang dapat menyebabkan kepala penis membengkok ke bawah saat ereksi, disertai rasa sakit yang kuat.
3. Hipospadia: kondisi ini sebagian besar terlihat pada pasien yang pernah menjalani operasi uretra sebelumnya, di mana pembukaan uretra perlu dipindahkan ke atas, yang akan menyebabkan pemendekan uretra, sehingga kepala penis akan menghadap ke bawah saat penis ereksi.
Disarankan agar para pria memperhatikan situasi ini dan pergi ke rumah sakit secara teratur tepat waktu untuk menghindari bahaya yang lebih serius.