Ada dua jenis kedipan yang berbeda: fisiologis dan patologis. Fungsi utama berkedip fisiologis adalah melapisi kembali permukaan kornea dan konjungtiva dengan lapisan air mata melalui gerakan kelopak mata dan bola mata, sehingga memberikan perlindungan pada kornea dan epitel konjungtiva, sementara berkedip juga membersihkan benda asing, misalnya debu yang jatuh ke mata. Berkedip patologis terutama disebabkan oleh beberapa alasan: pertama, disebabkan oleh kejang otot orbikularis oculi, yang berhubungan dengan infeksi virus atau demielinasi saraf wajah; kedua, disebabkan oleh mata kering, ketika mata tidak menghasilkan cukup air mata, mata akan mengimbanginya dengan berkedip secara sering; ketiga, disebabkan oleh radang kornea atau konjungtiva, di mana iritasi inflamasi menyebabkan mata merasa ada benda asing dan rasa sakit, yang menyebabkan peningkatan kedipan refleksif.