Bagaimana rasa kenyang dini akibat gangguan pencernaan dapat diatur melalui diet?

  Pasien dengan neurosis gastrointestinal sebagian besar mengalami refluks asam lambung, bersendawa, anoreksia, mual, muntah, sensasi terbakar di bawah glabella, rasa kenyang lebih awal, ketidaknyamanan atau nyeri epigastrium, dan gejala-gejala memburuk setiap kali terjadi perubahan emosi. Jadi, rejimen diet apa yang dibutuhkan pasien dengan penyakit ini? Mari kita lihat!  Diet 1. Jangan makan gula halus, roti, kue, makaroni, produk susu, kafein, buah jeruk, tomat, paprika hijau, minuman berkarbonasi, keripik kentang, makanan cepat saji, gorengan, makanan pedas, daging merah, kacang-kacangan, cola. Kurangi asupan garam. Makanan olahan, junk food dan semua produk susu dapat merangsang sekresi mukosa yang berlebihan dan menyebabkan pencernaan protein yang buruk. Kurangi jumlah kacang tanah, lentil dan kacang kedelai. Mereka mengandung inhibitor enzim.  2. Serat makanan dalam makanan meningkatkan motilitas gastrointestinal, membantu pergerakan usus dan mengurangi gangguan gastrointestinal. Cara termudah untuk mengisi kembali serat makanan adalah dengan makan lebih banyak sayuran dan buah-buahan dan lebih banyak biji-bijian kasar.  3. Serat makanan dalam sayuran dan buah-buahan terutama serat makanan larut, seperti apel, yang kaya akan pektin. Terdapat banyak serat kasar dalam serat makanan dari biji-bijian kasar, seperti tepung jagung, mi soba dan mi kacang. Jadi, jangan hanya makan nasi putih dan mie halus dalam resep anak Anda, hal-hal seperti pasta tepung jagung, jagung muda dan mie soba juga harus dicantumkan, serta roti gandum, bukannya roti putih olahan. Semua ini adalah cara yang baik untuk meningkatkan serat makanan.  Mineral dalam tubuh memiliki peran fisiologis yang sangat penting dalam metabolisme. Kalsium adalah penstabil alami sistem saraf. Makanan tinggi kalsium termasuk yoghurt, susu, udang, kuning telur, pasta wijen dan sayuran berdaun hijau.  4, magnesium, kalium juga merupakan zat konduksi saraf yang penting, dapat membuat otot relaksasi, detak jantung teratur. Makanan yang kaya magnesium dan potasium adalah: pisang, almond, kacang tanah, makanan laut, kacang-kacangan, kentang, dll.