Banyak wanita fisiologis akan mengalami hal ini, menstruasi tertunda tetapi ada sakit perut, jadi sakit perut tetapi tidak menstruasi, apa yang terjadi? Alasan untuk situasi ini adalah sebagai berikut: 1, faktor endokrin: gangguan sekresi hormon tubuh dapat menyebabkan sakit perut dan keterlambatan menstruasi. Pelepasan prostaglandin endometrium dan progesteron fase luteal terkait sampai batas tertentu. 2, faktor mental dan neurologis: emosi yang tidak normal, kegembiraan yang berlebihan, kesedihan, ketakutan, kekhawatiran dan stres dapat merangsang serat nyeri panggul melalui sistem saraf pusat dan menyebabkan nyeri perut, disertai dengan distensi payudara, gangguan dan kram perut serta keterlambatan menstruasi. Gejalanya bervariasi dalam tingkat keparahan. 3, Kehamilan: Banyak wanita pada tahap awal kehamilan akan mengalami sakit perut. Jika terjadi keterlambatan menstruasi, hal pertama yang harus dipertimbangkan adalah apakah keterlambatan tersebut disebabkan oleh kehamilan. 4, PMS: Pasien PMS mungkin mengalami kondisi ini, yang mungkin terkait dengan ketidakseimbangan rasio hormon ovarium, kelainan neurotransmitter pusat akan muncul sakit perut dan keterlambatan menstruasi, dan bahkan kelainan emosi dan mental. 5, penyebab organik lainnya: seperti perlengketan serviks yang disebabkan oleh operasi rahim dan operasi aborsi, dan lesi organ perut lainnya perlu diperiksa oleh dokter untuk memastikan diagnosis. Hal-hal di atas adalah penyebab umum dari sakit perut dan terlambat haid, namun masih banyak faktor lain yang dapat menyebabkan gejala ini dan perlu diperiksa secara mendetail.