Pengurasan pendarahan otak umumnya meliputi pengurasan intraventrikular, pengurasan subdural, dan pengurasan epidural, yang umumnya dinilai oleh dokter, dan risikonya kecil jika pengurasan dilakukan pada waktu yang tepat dan di bawah operasi rutin.
1. Pengurasan intraserebroventrikular (IVC): Pengurasan IVC dapat menyebabkan infeksi intrakranial jika dilakukan dengan cara yang tidak tepat, tetapi risikonya biasanya minimal.
2. Pengurasan subdural: Umumnya, pasien dengan pendarahan otak atau pendarahan subdural perlu menjalani pengurasan subdural setelah operasi, dan saat pengurasan dilakukan, terdapat risiko infeksi intrakranial.
3. Pengurasan epidural: Untuk mencegah hematoma subkutan setelah kraniotomi untuk pendarahan otak, biasanya perlu memasang pengurasan epidural. Saat melepas pengurasan, jika tidak dioperasi dengan benar, dapat menyebabkan perdarahan subkutan, yang mengakibatkan hematoma subkutan, tetapi kemungkinan terjadinya keadaan seperti itu sangat kecil.
Perlu dicatat bahwa kapan dan bagaimana cara melepas drain harus dinilai dan dioperasikan oleh dokter profesional, dan risikonya umumnya kecil, sehingga pasien tidak perlu terlalu khawatir.