Apa sajakah obat pernapasan itu?



Obat yang umum digunakan untuk sistem pernapasan adalah antibiotik, obat antivirus, obat antijamur, ekspektoran, penekan batuk, obat hormon glukokortikoid, obat untuk meredakan kejang saluran napas, obat kemoterapi, dan sebagainya.

1. Antibiotik: digunakan untuk infeksi bakteri saluran pernapasan seperti bakteri pneumonia, bronkodilatasi, bronkitis, abses paru, dll. Antibiotik yang umum digunakan adalah antibiotik β-laktam seperti penisilin, antibiotik sefalosporin seperti seftriakson, antibiotik kuinolon seperti levofloksasin, dan sebagainya.

2. Obat antivirus: umumnya digunakan untuk pneumonia virus yang parah atau infeksi virus pernapasan yang kekurangan kekebalan tubuh, obat yang biasa digunakan adalah ribavirin, oseltamivir, asiklovir dan sebagainya.

3. Obat antijamur: digunakan untuk infeksi jamur pernapasan seperti Candida pneumonia, aspergillosis paru, dll. Obat antijamur yang umum digunakan adalah itrakonazol, flukonazol, amfoterisin, dan sebagainya.

4. Obat ekspektoran: digunakan untuk berbagai penyakit pernapasan dengan dahak yang banyak, kental dan tidak mudah keluar, obat ekspektoran yang umum digunakan antara lain aminobromin, bromheksin, karboksimetolestiramin dan sebagainya.

5. Glukokortikosteroid: digunakan untuk menghambat respon imun atau respon inflamasi, seperti pada asma bronkial, penyakit paru obstruktif kronik, obat yang biasa digunakan adalah budesonide, metilprednisolon dan sebagainya.

6. Obat anti-spasmodik: digunakan untuk asma bronkial, PPOK, dan kejang saluran napas lainnya, seperti aminofilin, terbutalin, ipratropium bromida, dan sebagainya.

7. Obat kemoterapi: digunakan untuk pengobatan kemoterapi tumor ganas pernapasan, seperti cisplatin, paclitaxel, dan sebagainya.

Demi keamanan pengobatan, jangan mengobati sendiri. Jika Anda perlu menggunakan obat harus mengikuti petunjuk dokter.