Apa yang salah dengan sisa tinja yang tidak dapat dicerna?

Penyebab gangguan pencernaan dan residu dalam tinja termasuk faktor diet, infeksi usus dan tumor usus. 1. Faktor pola makan: seperti makan berlebihan, banyak makan makanan berminyak atau kaya serat kasar, akan menambah beban pada saluran pencernaan, menyebabkan gangguan pencernaan sementara, tidak dapat mencerna makanan dengan sempurna, dapat terjadi gangguan pencernaan pada tinja, sisa makanan. 2. Infeksi usus: Biasanya fungsi gerak peristaltik usus penderita radang usus akan menjadi tidak normal, atau berkurang atau hiperaktif, jika fungsi gerak peristaltik berkurang, maka akan membuat tinja tidak dapat dicerna dan terdapat sisa makanan. 3. Tumor usus: seperti kanker rektum, kanker kolorektal, adenoma usus besar dan tumor usus lainnya, menghancurkan jaringan usus normal, yang akan menyebabkan peristaltik usus dan mengurangi daya serap mukosa usus, sehingga akan ada sisa makanan di dalam tinja. Ada banyak penyebab lain dari gangguan pencernaan dan residu di dalam tinja, pasien pankreatitis kronis dengan insufisiensi eksokrin pankreas juga akan mengalami fenomena tetesan lemak atau makanan yang tidak tercerna di dalam tinja. Perhatian harus diberikan pada konsultasi tepat waktu, mengidentifikasi penyebab penyakit, dan mengikuti instruksi dokter untuk perawatan atau terapi lebih lanjut.