Thalassaemia beta ringan biasanya tidak memerlukan penanganan khusus, sedangkan thalassaemia berat dapat diobati dengan terapi transfusi darah dan pembedahan. Thalassaemia adalah anemia hemolitik herediter yang disebabkan oleh mutasi atau penghapusan gen untuk rantai peptida protein manik dari hemoglobin, yang mengakibatkan berkurangnya sintesis rantai peptida protein manik atau bahkan tidak ada sama sekali. Beta-thalassaemia minor bergejala ringan dan dapat dideteksi dengan adanya sel darah merah yang mikrositik dan hipokromik, dengan atau tanpa anemia ringan, atau mungkin tanpa gejala, dan biasanya tidak memerlukan pengobatan khusus. Pada talasemia mayor, terapi transfusi darah yang dikombinasikan dengan terapi penghilangan zat besi biasanya digunakan, dan metode pembedahan seperti transplantasi sel punca hematopoietik saat ini merupakan satu-satunya cara untuk membasmi penyakit ini. Dalam kehidupan sehari-hari, perlu memperhatikan lebih banyak istirahat, diet seimbang, pencegahan infeksi, serta pemeriksaan dan tindak lanjut secara teratur.