Tulang ekor yang retak sering kali disebabkan oleh trauma, seperti jatuh secara tidak sengaja dan mendarat di pinggul, atau membentur pinggul dengan benda berat. Gejala dan manifestasi fraktur tulang ekor biasanya meliputi nyeri lokal, pembengkakan, dan keterbatasan aktivitas. 1. Nyeri lokal: pasien dengan fraktur tulang ekor biasanya memiliki rasa sakit yang jelas di daerah sakrokoccygeal, terutama ketika duduk atau mengetuk tulang ekor, rasa sakit akan memburuk, dan rasa sakit dapat dikurangi ketika berbaring miring. 2. Pembengkakan: setelah patah tulang ekor, dapat memicu pecahnya pembuluh darah di sekitar tulang ekor, membentuk hematoma, dan area tulang ekor memiliki gejala pembengkakan yang jelas, dan warna kulit sebagian besar berwarna biru atau ungu. 3. Pembatasan aktivitas: Karena pembengkakan dan nyeri lokal, aktivitas di area tulang ekor menjadi terbatas, dan sulit untuk berdiri atau duduk. Jika gejala-gejala patah tulang ekor muncul, disarankan untuk pergi ke rumah sakit tepat waktu untuk mendapatkan perawatan dini.