Madu tidak menggemukkan jika dikonsumsi dalam jumlah sedang. Meskipun madu memiliki kandungan gula yang tinggi, madu adalah makanan rendah kalori dan kandungan gula alkohol alaminya meningkatkan gerak peristaltik gastrointestinal, yang membantu menghilangkan sisa metabolisme jangka panjang dan racun dari dalam tubuh, meredakan sembelit, dan mencegah penumpukan lemak. Madu juga dapat dibuat menjadi air madu untuk diminum, jika dikonsumsi sebelum makan dapat memberikan efek kenyang, mengurangi asupan makanan berkalori tinggi seperti daging babi dan burger saat makan, sehingga dapat menurunkan berat badan. Jika madu dikonsumsi dalam jumlah banyak tanpa pengekangan, kemungkinan besar akan menyebabkan kenaikan gula darah, dan proses metabolisme gula yang lambat akan mudah diubah menjadi lemak, yang dapat memiliki efek sebaliknya yaitu membuat orang menjadi gemuk dan obesitas.