Apa yang harus dilakukan jika transaminase tetap tinggi pada fase dekompensasi sirosis?

Peningkatan aminotransferase pada tahap sirosis dekompensasi menunjukkan kerusakan hepatosit, dan fungsi hati dapat ditingkatkan dengan menyingkirkan penyebabnya, melindungi hepatosit, dan mempertahankan nutrisi enteral. 1. Singkirkan penyebabnya: Virus hepatitis dan penyakit hati berlemak adalah penyebab umum sirosis. Penyakit yang disebabkan oleh virus hepatitis B dapat diobati dengan obat anti virus hepatitis B seperti entecavir; penyakit yang disebabkan oleh virus hepatitis C dapat diobati dengan obat anti virus hepatitis C seperti sofosbuvir; dan penyakit steatohepatitis dapat diobati dengan mengontrol pola makan, meningkatkan olahraga, dan gaya hidup lainnya. 2. Melindungi sel hati: ketika kolestasis terjadi, pembedahan invasif minimal dapat digunakan untuk meringankan sumbatan empedu untuk menghindari kerusakan lebih lanjut pada fungsi hati. Asam ursodeoksikolat juga dapat dikonsumsi secara oral untuk mengurangi kerusakan membran sel hati. 3. Pemeliharaan nutrisi enteral: nutrisi enteral adalah cara terbaik bagi tubuh untuk memperoleh energi, yang penting untuk pemeliharaan fungsi hati. Pada saat yang sama, obat-obatan yang merusak hati harus dihindari untuk mengurangi beban metabolisme pada hati. Peningkatan aminotransferase yang terus menerus menunjukkan kerusakan sel hati, dan disarankan agar pasien berkonsultasi dengan dokter tepat waktu dan mengikuti petunjuk dokter untuk mendapatkan perawatan yang tepat. Obat-obatan harus digunakan di bawah arahan dokter.