Apa saja penyebab ketegangan simpatik yang tinggi?

Hiperhidrosis adalah suatu kondisi di mana saraf simpatis terlalu bersemangat atau sangat tertekan, sehingga menyebabkan produksi keringat yang berlebihan. Dalam keadaan normal, saraf simpatis mengatur suhu tubuh dengan mengendalikan keringat dan pembuangan panas, tetapi pada pasien dengan hiperhidrosis, keringat dan kemerahan pada wajah benar-benar tidak terkendali, membuat pasien berada dalam kondisi tidak berdaya, gelisah, atau panik. Penyebabnya secara garis besar dibagi menjadi tiga kategori: pertama, karena penyakit sistemik, kedua, keringat psikogenik, dan ketiga, keringat gustatori, yang merupakan fenomena fisiologis lainnya. Penyakit-penyakit berikut ini adalah penyebab kegelisahan simpatik yang tinggi: 1. Malaria adalah penyakit yang ditularkan melalui serangga yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Anopheles atau oleh impor darah dari seseorang yang mengidap Plasmodium. Ada empat spesies Plasmodium parasiticum pada manusia, yaitu Plasmodium vivax, Plasmodium trisporus, Plasmodium falciparum, dan Plasmodium ovale. Dua spesies lainnya jarang ditemukan di Cina, dan dalam beberapa tahun terakhir beberapa kasus telah diimpor dari luar negeri. Parasit Plasmodium yang berbeda menyebabkan Plasmodium inter vivax, Plasmodium trisomi 21, Plasmodium falciparum dan Plasmodium ovale. Manifestasi utama penyakit ini adalah serangan berkala yang teratur, menggigil secara umum, demam dan keringat berlebih, yang dapat menyebabkan anemia dan splenomegali setelah serangan jangka panjang. Hiperhidrosis adalah penyakit yang disebabkan oleh sekresi kelenjar keringat yang berlebihan karena hipereksitasi simpatis. Saraf simpatis mengatur keringat di seluruh tubuh. Dalam keadaan normal, saraf simpatis mengatur suhu tubuh dengan mengendalikan keringat dan pembuangan panas. Namun, pada hiperhidrosis, keringat dan kemerahan pada wajah benar-benar di luar kendali. Keringat yang berlebihan dan kemerahan pada wajah membuat pasien merasa tidak berdaya, gelisah, atau panik. 3. Hiperhidrosis kortikal Hiperhidrosis kortikal adalah jenis hiperhidrosis yang keringatnya berhubungan dengan aktivitas kortikal. Ini termasuk hiperhidrosis emosional, hiperhidrosis palmoplantar, hiperhidrosis aksila, dan gangguan lain dengan hiperhidrosis kortikal. 4, hiperhidrosis meduler Hiperhidrosis meduler (hiperhidrosis meduler) juga dikenal sebagai keringat gustatory karena rangsangan eferen sering melibatkan reseptor gustatory. Diabetes adalah serangkaian gangguan metabolisme gula, protein, lemak, air, dan elektrolit yang disebabkan oleh faktor genetik, disfungsi kekebalan tubuh, infeksi mikroba dan toksinnya, toksin radikal bebas, faktor psikologis, dan faktor patogen lain yang menyebabkan hipoglikemia dan resistensi insulin. Diabetes melitus (glukosa darah), jika tidak dikontrol dengan baik, dapat menyebabkan komplikasi, yang mengakibatkan kegagalan ginjal, mata dan kaki, dan tidak dapat disembuhkan.