Wanita hamil dengan gula darah tinggi dan anemia dapat mengonsumsi lebih banyak makanan penambah darah, seperti jeroan hewan dan daging tanpa lemak, serta mengurangi makanan bergula tinggi, dan menghindari cara memasak yang tidak sehat, seperti menggoreng, memanggang, dan membuat acar. Berhati-hatilah dalam memberikan sejumlah kalori untuk memastikan nutrisi ibu dan janin, tetapi tidak menyebabkan gula darah yang tidak normal.
1. Makan lebih banyak makanan kaya zat besi: seperti hati babi, hati ayam, darah babi, darah bebek, dll., yang dapat menambah zat besi.
2. Makan lebih banyak makanan berprotein tinggi: seperti telur, daging tanpa lemak, susu, dll., yang mudah diserap oleh tubuh dan memiliki kandungan protein tinggi untuk mengisi kembali nutrisi.
3. Diet rendah gula: Dianjurkan untuk makan dalam porsi kecil dan sering, diet seimbang, mengontrol kenaikan berat badan, memilih makanan dengan indeks glikemik rendah sebanyak mungkin, seperti biji-bijian kasar, buah-buahan rendah gula, sayuran segar, dll., Dan hindari makanan berlemak tinggi dan tinggi gula seperti daging berlemak, kue krim, barbekyu, dan ayam goreng.
Bila terdapat gula darah tinggi pada kehamilan serta anemia, Anda harus berkonsultasi dengan dokter tepat waktu dan dirawat di bawah bimbingan dokter.