Kelebihan lemak pinggang meningkatkan risiko kanker rahim

Wanita dengan rasio pinggang-pinggul yang lebih tinggi memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker rahim, demikian menurut sebuah penelitian, menurut Guardian. Sebuah studi yang diterbitkan dalam British Medical Journal (BMJ) menemukan bahwa untuk setiap peningkatan 0,1 rasio pinggang-pinggul, risiko kanker rahim meningkat 21 persen. Para ahli di World Cancer Research Fund (WCRF), yang mendanai sebagian penelitian ini, mengatakan bahwa hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang kuat antara kanker dan lingkar pinggang yang berlebihan. Rasio pinggang-pinggul dihitung dengan menggunakan lingkar pinggang ke lingkar pinggul bagian atas. Sebagai contoh, seseorang dengan lingkar pinggang 28 kaki (71cm) dan lingkar pinggul 40 kaki (102cm) akan memiliki rasio pinggang-pinggul 0,7. Studi ini menemukan bahwa wanita yang meningkatkan rasio pinggang-pinggul dari 0,7 ke 0,8 memiliki peningkatan risiko 21% terkena kanker rahim. Dalam contoh yang diberikan di atas, ini setara dengan meningkatkan lingkar pinggangnya dari 28 kaki menjadi 32 kaki (81cm), sementara lingkar pinggulnya tetap sama. Jika rasio pinggang-pinggul meningkat 0,1, risiko kanker rahim akan meningkat lagi. Untuk wanita, rasio pinggang-pinggul di atas 0,85 dianggap obesitas, dibandingkan dengan 0,9 untuk pria. WCRF memperkirakan bahwa di Inggris saja, sekitar 25.000 kanker dapat dihindari setiap tahun jika orang mempertahankan berat badan yang sehat. Profesor Konstantinos Tsilidis dari Imperial College mengatakan, “Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa menjaga berat badan yang sehat penting bagi wanita karena dapat mengurangi risiko kanker.” Dr Panagiota Mitrou, kepala pendanaan penelitian di WCRF, mengatakan, “Kita tahu bahwa kelebihan lemak pinggang dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti diabetes, tetapi penelitian penting ini memungkinkan kita untuk mengetahui bahwa lemak pinggang juga mempengaruhi risiko kanker.” “Sangat penting untuk membuat orang sadar akan bahaya kelebihan lemak (terutama di sekitar pinggang). Bersamaan dengan berhenti merokok, menjaga berat badan yang sehat adalah cara terbaik bagi orang untuk mencegah kanker.” Studi ini juga menemukan hubungan antara rasio pinggang-pinggul dengan kanker usus dan pankreas, tetapi hubungannya tidak kuat.