Cara memeriksa sendiri kelenjar tiroid

Pemeriksaan kelenjar tiroid secara mandiri dilakukan dengan pengamatan, perabaan, dan disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter. Kelenjar tiroid adalah kelenjar berbentuk kupu-kupu yang terletak di leher di bawah tulang rawan tiroid, yang mengeluarkan hormon kalsitonin dan tiroksin, yang berperan penting dalam mengatur aktivitas kehidupan tubuh. Untuk mengawasi kesehatan kelenjar tiroid dan mendeteksi kelainan tiroid sejak dini, perlu dipelajari cara memeriksa kelenjar tiroid dengan benar. Pemeriksaan kelenjar tiroid dilakukan dengan bantuan dua hal berikut: 1. Pengamatan: Pada tahap ini kita perlu melihat ke cermin dan menemukan kelenjar di bawah tulang rawan tiroid pada kedua sisi trakea. Kemudian amati apakah kelenjar tiroid simetris dan apakah ada tonjolan atau benjolan. Kemudian lakukan gerakan menelan untuk merasakan apakah ada rasa sakit, ketidaknyamanan, dan apakah kelenjar tiroid tampak bergerak ke atas dan ke bawah. Kelenjar tiroid yang normal biasanya tidak terlihat. 2. Meraba: Pada saat ini, gunakan tangan kiri atau ibu jari kanan, letakkan di sisi kanan trakea di bawah nodus laring, dan jari-jari lainnya untuk menyentuh kelenjar tiroid kiri atau kelenjar tiroid kanan, dan rasakan apakah ada benjolan lonjong dan agak keras selama gerakan menelan. Jika terdeteksi adanya benjolan, kemungkinan besar itu adalah nodul tiroid, yang memerlukan pemeriksaan medis yang tepat. Dianjurkan agar orang yang menemukan kelainan apa pun harus berkonsultasi dengan dokter secara tepat waktu.