(Penafian: Artikel ini hanya untuk tujuan ilmiah. Untuk melindungi privasi pasien, informasi yang relevan dalam konten berikut ini telah diproses) Abstrak: Seorang anak berusia 5 tahun datang ke klinik, dan ibunya memberi tahu dokter bahwa anak tersebut sering berdehem tanpa gejala klinis lainnya. Mukosa mulut anak tersebut terlihat sedikit merah, dan faringitis kronis dianggap sebagai faringitis pada laringoskopi yang sempurna. Namun, mengingat gejala anak yang berulang saat berdehem, dilakukan pemeriksaan mikronutrien lengkap, evaluasi skala gangguan tic, dan akhirnya didiagnosis sebagai gangguan tic. Setelah konseling psikologis dan pengobatan, gejala berdeham pada anak tersebut berkurang secara signifikan, dan semua elemen jejak mencapai standar. Informasi dasar] Laki-laki, 5 tahun [Jenis penyakit] Sindrom Tourette [Rumah Sakit] Rumah Sakit Ketiga Shandong [Tanggal konsultasi] September 2020 [Rencana pengobatan] Konseling psikologis dan pengobatan (Larutan Oral Zinc Gluconate, Tablet Kalsium Karbonat D3, Larutan Oral Multi-Vitamin Besi, dll.) [Periodisitas pengobatan] Konsultasi rawat jalan, tinjauan 1 minggu, tindak lanjut 1 bulan [Efek pengobatan] Gejala berdeham berkurang secara signifikan, dan semua elemen jejak memenuhi standar. Anak tersebut berusia 5 tahun dan ibunya mengatakan kepada dokter bahwa tenggorokan anak tersebut lebih sering berdehem, tetapi tidak ada gejala klinis lainnya. Mukosa mulut anak tersebut sedikit merah, faringitis kronis tidak dapat disingkirkan, dan laringoskopi dianggap sebagai faringitis kronis. Namun, mengingat gejala berulang dari anak tersebut, yaitu tenggorokannya yang sering berdehem dan pilih-pilih makanan, maka disarankan untuk melakukan tes darah, tes laboratorium untuk elemen jejak, serta tes evaluasi Skala Sindrom Tourette, yang menunjukkan bahwa anak tersebut mengalami kekurangan berbagai elemen jejak (seng, zat besi, kalsium, magnesium), dan skala tersebut menunjukkan adanya gejala tics ringan, sehingga diagnosis Sindrom Tourette pun dikonfirmasi. Setelah melakukan komunikasi yang mendetail dengan keluarga, kami menganjurkan konseling psikologis, membuat suasana keluarga rileks sebisa mungkin, menghindari perhatian yang berlebihan terhadap gejala, dan memberikan larutan oral zinc gluconate, tablet kalsium karbonat D3, larutan oral zat besi multivitamin, serta obat lain untuk menambah trace element dan memperbaiki kekurangan trace element. Untuk kondisi faringitis yang disebabkan oleh pembersihan tenggorokan yang berulang-ulang, larutan oral Blue Scutellaria dapat diberikan. Orang tua diinstruksikan untuk memberi anak lebih banyak air dan makanan yang ringan dan bergizi, dan gejala tenggorokan anak berkurang setelah satu minggu, dan beberapa indikator cenderung normal dalam pemeriksaan elemen jejak. Pasien didiagnosis dengan sindrom Tourette setelah pemeriksaan lengkap di klinik rawat jalan, dan orang tua disarankan untuk memberikan obat standar dan konseling psikologis kepada anak tersebut untuk mengurangi perhatian yang berlebihan pada gejala tenggorokan. 1 minggu kemudian, orang tua pasien mengatakan bahwa gejala tenggorokan anak tersebut telah berkurang, dan tidak ada ketidaknyamanan khusus lainnya. Setelah 1 bulan, pasien diperiksa ulang di klinik, dan semua elemen ditemukan sesuai dengan standar, dan gejala tenggorokan anak berkurang secara signifikan. Dianjurkan untuk memeriksa ulang pasien setelah setengah tahun untuk memperjelas pemulihan gangguan tic. Tindakan Pencegahan Tenggorokan anak yang berdehem berkurang secara signifikan setelah perawatan obat aktif, dan dokter yang merawat sangat senang dengan hal ini. Selama masa pemulihan, orang tua harus mendorong anak untuk menghindari makanan pedas, merangsang, berminyak, mentah, dan dingin. Orang tua harus memastikan tidur yang nyenyak, 8-10 jam per hari, dan menghindari bekerja hingga larut malam. Kurangi penggunaan produk elektronik dan perbanyak berolahraga di luar ruangan. Keluarga harus menjaga lingkungan yang santai untuk menghindari tekanan yang berlebihan pada anak, dan dapat meningkatkan hubungan orang tua dan anak melalui permainan. Perhatikan apakah gejala anak yang mengalami gangguan tenggorokan semakin memburuk, dan apakah muncul gejala lain, seperti mata yang berputar-putar dan wajah yang lucu. Jika gejalanya memburuk, disarankan agar anak ditindaklanjuti di klinik rawat jalan. Namun, orang tua sebaiknya tidak terlalu memperhatikan gejala-gejala berdehem dan tidak memarahi anak. V. Persepsi pribadi Berdeham adalah gejala umum yang dapat disebabkan oleh berbagai penyakit, seperti faringitis, sindrom Tourette, dll. Jika anak sering dan untuk waktu yang lama mengalami hal yang sama, orang tua harus waspada, dan disarankan untuk pergi ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut, untuk menghindari penundaan kondisi. Biasanya, Anda harus mengembangkan kebiasaan makan yang baik, jangan pilih-pilih makanan, hindari kekurangan nutrisi, sehingga dapat menghindari kekurangan mikronutrien sebanyak mungkin. Untuk dokter, mereka tidak boleh menggunakan obat secara empiris, dan harus memilih obat yang tepat setelah pemeriksaan yang sempurna untuk menghindari kesalahan diagnosis.