Alzheimer sebaiknya disebut sebagai penyakit Alzheimer, dan perawatannya meliputi perawatan seumur hidup, perawatan non-farmakologis, dan perawatan farmakologis. Penyakit Alzheimer adalah perubahan degeneratif pada sistem saraf pusat yang terjadi pada usia lanjut dan usia tua, dan ditandai dengan disfungsi kognitif yang progresif dan gangguan perilaku. 1. Perawatan kehidupan: misalnya mencegah jatuh dan cedera, tidak berada di luar rumah, dll. Perhatikan komplikasi seperti malnutrisi, infeksi, luka tekan, dll pada pasien. 2. Perawatan non-farmakologis: misalnya pelatihan kerja, terapi musik, terapi olahraga, dll. 3. Pengobatan farmakologis: (1) Meningkatkan fungsi kognitif, seperti penghambat kolinergik donepezil, lisdexamfetamine, dll., Antagonis reseptor NMDA memantine, obat peningkatan metabolisme otak piracetam, olanzapine, dll. Pengendalian gejala kejiwaan, seperti penggunaan obat antidepresan fluoxetine, paroxetine, sertraline, dan lain-lain, obat antipsikotik risperidone, quetiapine, olanzapine, dan lain-lain. Pasien dengan penyakit Alzheimer harus mencari perawatan medis tepat waktu dan mengikuti instruksi dokter untuk menghindari penundaan kondisi mereka. Obat-obatan harus digunakan di bawah bimbingan dokter.