Eksim adalah kondisi alergi dan perlu diobati dengan obat-obatan, sementara jerawat kekanak-kanakan adalah kondisi fisiologis yang cenderung sembuh dengan sendirinya dan tidak memerlukan pengobatan dalam kasus-kasus ringan. Patogenesis jerawat kekanak-kanakan tidak jelas dan mungkin terkait dengan kelebihan hormon yang dibawa dari ibu selama kelahiran. Ini memanifestasikan dirinya sebagai papula merah dengan ujung putih, mirip dengan jerawat, dan mulai menyala sekitar usia 15 hari, biasanya memudar setelah bulan pertama kehidupan, dan dapat diperpanjang hingga 2 bulan dalam kasus yang parah. Penyakit ini dapat diobati tanpa pengobatan, dengan perhatian setiap hari terhadap kesejukan dan menggosokkan pelembab pediatrik yang sesuai. Pada kasus yang parah, salep mupirocin topikal atau salep asam fusidat dapat diterapkan. Untuk beberapa anak dengan infeksi jamur, krim ketoconazole dapat digunakan sekali sehari. Eksim infantil adalah penyakit alergi dan dapat dikaitkan dengan panas berlebih, pembersihan yang berlebihan dan konstitusi alergi anak itu sendiri. Dianjurkan untuk menggunakan krim Denide topikal sekali sehari dan berhenti ketika membaik dalam 3-5 hari, dan beralih ke salep seng oksida sekali sehari. Jaga lingkungan tempat tinggal anak Anda pada suhu 20-22° dan kelembapan 60-70°. Kurangi penggunaan sabun dan sabun mandi serta perbanyak body lotion, seperti produk perawatan kulit medis seperti Skin Care dan Avène. Baik jerawat kekanak-kanakan maupun eksim pediatrik adalah kondisi kulit yang umum. Pengobatan yang tepat, perawatan yang tepat dan pencegahan kekambuhan adalah kunci pengobatannya.