Perbedaan antara lovastatin dan atorvastatin meliputi struktur kimia, indikasi, dan penggunaan.
1. Struktur kimia: Lovastatin adalah struktur cincin lakton lipofilik, dan atorvastatin adalah pasangan sintetis yang mengandung cincin fluorobenzena dan cincin azetidin, yang kurang larut dalam lemak dan lebih larut dalam air daripada lovastatin.
2. Indikasi: Lovastatin digunakan untuk menurunkan kolesterol total dan kolesterol LDL pada hiperkolesterolemia primer terutama ketika terapi diet dan respons non-obat lainnya buruk. Atorvastatin dapat digunakan dalam pengobatan hiperkolesterolemia atau hiperkolesterolemia yang dikombinasikan dengan penyakit jantung koroner, diabetes melitus dan penyakit lainnya.
3. Penggunaan: Karena struktur lovastatin, makanan dapat meningkatkan ketersediaan hayati dan waktu paruhnya di dalam tubuh sekitar 3 jam, jadi lebih baik dikonsumsi saat makan malam. Penyerapan atorvastatin tidak terpengaruh oleh makanan dan waktu paruhnya sekitar 14 jam, sehingga dapat dikonsumsi kapan saja sepanjang hari.
Efek samping dan kontraindikasi lovastatin mirip dengan atorvastatin, dengan efek samping yang umum termasuk ketidaknyamanan pencernaan, diare dan perut kembung, dan efek samping yang serius termasuk rhabdomiolisis dan kelainan enzim hati. Obat ini dikontraindikasikan pada orang yang alergi terhadap obat ini dan mereka yang memiliki penyakit hati aktif.
Ini adalah beberapa perbedaan antara kedua obat ini, penggunaan obat secara spesifik harus mengikuti petunjuk dokter.