Tenggorokan yang tidak nyaman biasanya dianggap berhubungan dengan radang tenggorokan, radang amandel, penyakit pita suara, refluks gastro-esofagus, dll. Dokter biasanya melakukan pemeriksaan orofaring pada pasien sesuai dengan pertimbangan penyebab penyakit, dan sebagai tambahan, pemeriksaan lebih lanjut termasuk laringoskopi tidak langsung, laringoskopi elektronik, dan gastroskopi.
1. Pemeriksaan orofaring: Dokter akan menggunakan penekan lidah untuk mengamati kondisi orofaring, termasuk apakah dinding posterior faring tersumbat dan apakah amandel membesar.
2. Laringoskopi tidak langsung: Laringoskopi tidak langsung dapat mengamati kondisi umum akar lidah, hipofaring, pita suara dan bagian tubuh lainnya, serta dapat mengetahui apakah tenggorokan tersumbat atau tidak, dan apakah ada nodul pita suara, polip dan penyakit lainnya.
3. Laringoskop elektronik: laringoskop elektronik dapat dengan jelas melihat situasi tenggorokan, radang tenggorokan, polip vokal, kista, tumor nasofaring dan penyakit lainnya dapat terlihat dengan sangat jelas.
4. Gastroskopi: Pasien yang diduga menderita laringitis GERD mungkin juga memerlukan gastroskopi.
Jika ada ketidaknyamanan jangka panjang di tenggorokan, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sesegera mungkin, dan dokter akan menjelaskan tes yang perlu dilakukan sesuai dengan kondisi spesifik.